Jogja merupakan kota pelajar yang setiap tahunnya didatangi mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia. Mereka datang untuk menempuh pendidikan di kampus-kampus yang tersebar di berbagai wilayah Jogja. Kehadiran banyak kampus membuat kawasan sekitar kampus hampir selalu ramai dengan aktivitas mahasiswa, termasuk di area kos hingga apartemen.
Kondisi inilah yang membuka peluang cukup besar bagi berbagai bisnis di Jogja, salah satunya usaha laundry. Namun, jangan buru-buru menganggap membuka laundry di dekat kampus sudah pasti akan ramai terus. Justru karena jumlah mahasiswa cukup banyak, bisnis laundry di Jogja juga semakin menjamur, jadi Anda harus tahu cara promosi yang benar.
Hal semacam ini kurang lebih sama seperti ketika orang melihat prospek bisnis fotocopy di sekitar kampus yang cukup menjanjikan, tetapi tetap harus berhadapan dengan banyak usaha sejenis. Karena bagaimanapun, bisnis laundry di Jogja juga bukan pemain baru.
Di kawasan yang dekat dengan kampus, biasanya Anda bisa menemukan beberapa laundry hanya dalam jarak beberapa ratus meter. Belum lagi dalam satu ruas jalan, Anda juga bisa menemukan beberapa laundry yang menawarkan layanan dengan konsep yang bahkan hampir sama satu dengan yang lainnya.
Cara Promosi Laundry di Sekitar Kampus Jogja
Dengan fakta yang sudah dipaparkan di atas, artinya, sekedar membuka laundry terus memasang spanduk rasanya belum cukup. Dibutuhkan cara promosi laundry yang memang disesuaikan dengan kebiasaan mahasiswa.
Apalagi, mahasiswa biasanya cukup aktif menggunakan media sosial dan sangat mempertimbangkan harga serta kemudahan layanan. Nah, lantas, promosi seperti apa yang bisa dilakukan untuk menarik konsumen mahasiswa di Jogja untuk bisnis laundry Anda?
1. Buat Promo Khusus Mahasiswa

Harga rasanya masih menjadi salah satu pertimbangan mahasiswa ketika memilih jasa laundry, jangankan mahasiswa, masyarakat umum saja juga masih picky masalah harga. Namun, jangan jadikan ini sebagai patokan Anda harus memasang harga semurah mungkin.
Cobalah untuk membuat penawaran yang terasa relevan bagi mahasiswa. Misalnya, buat paket khusus mahasiswa dengan harga tertentu untuk cucian dengan berat beberapa kilogram. Bisa juga memberi potongan harga untuk pelanggan baru atau promo khusus pada periode tertentu. Supaya lebih menarik, jangan hanya menuliskan “diskon laundry”.
Anda bisa membuat penawarannya jadi lebih spesifik dan menarik, misalnya “Khusus mahasiswa, cuci 5 kg lebih hemat” atau “Tunjukkan kartu mahasiswa, dapatkan harga khusus.” Cara ini memang sederhana, tapi bisa membuat promosi terasa lebih personal dan mendorong mahasiswa untuk mencoba layanan laundry Anda.
2. Manfaatkan Media Sosial
Cara promosi laundry yang selanjutnya tentu tidak bisa dibantah lagi keefektifannya. Ya, mahasiswa dan media sosial rasanya adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan. Oleh karena itu, platform seperti Instagram, TikTok, maupun WhatsApp bisa dimanfaatkan untuk memperkenalkan dan mempromosikan bisnis laundry Anda.
Tapi, kontennya jangan selalu berupa promosi secara hard selling. Justru, konten ringan yang dekat dengan kehidupan mahasiswa bisa jadi lebih menarik. Misalnya tips mencuci pakaian putih, cara menyimpan pakaian di kamar kos, atau konten lucu tentang tumpukan baju kotor menjelang akhir pekan.
Sesekali, tampilkan juga proses laundry, hasil cucian sebelum dan sesudah diproses, serta promo yang sedang berjalan. Dengan begitu, akun bisnis tidak terasa seperti papan iklan yang isinya jualan terus. Bagaimanapun, media sosial ini termasuk salah satu wadah yang bisa dimanfaatkan untuk menarik konsumen baru secara lebih efektif.
3. Sediakan Layanan Antar Jemput

Bagi mahasiswa yang tinggal di kos, membawa pakaian kotor ke laundry mungkin terlihat simple. Tapi kalau cucian sudah satu ember penuh, cuaca sedang hujan, kesibukan kuliah dan organisasi sedang sibuk-sibuknya, atau lokasi laundry cukup jauh, urusannya jadi berbeda.
Nah, dari celah itulah Anda bisa masuk dengan cara promosi laundry yang tepat. Yap, dengan menyediakan layanan antar jemput. Mahasiswa cukup menghubungi laundry, menentukan waktu pengambilan, lalu menunggu pakaian dijemput. Kemudahan seperti ini bisa menjadi pembeda dan memiliki nilai tersendiri.
Apalagi jika proses pemesanan bisa dilakukan melalui WhatsApp sehingga pelanggan tidak perlu datang langsung. Selain antar jemput, konsep layanan seperti laundry express di Jogja juga bisa menjadi pilihan menarik jika bisnis Anda mampu menawarkan proses yang cepat tanpa mengorbankan kualitas hasil cucian.
4. Bangun Promosi dari Lingkungan Kos
Perlu diingat bahwa untuk promosi bisnis laundry tidak harus selalu mengandalkan cara promosi secara online. Lingkungan sekitar kampus justru bisa menjadi tempat yang sangat potensial untuk mendapatkan pelanggan baru.
Anda bisa menjalin kerja sama dengan pemilik kos atau pengelola hunian mahasiswa. Misalnya dengan memberikan voucher khusus penghuni kos atau memasang materi promosi di area yang memang diperbolehkan. Bisa juga membuat program referral.
Mahasiswa yang mengajak temannya menggunakan jasa laundry mendapatkan potongan harga atau bonus tertentu. Model promosi dari mulut ke mulut seperti ini masih cukup relevan karena mahasiswa biasanya tinggal berdekatan dan saling berbagi rekomendasi. Kalau satu anak kos merasa cocok, bukan tidak mungkin teman satu kos ikut mencoba.
5. Buat Program Langganan

Kalau sudah mendapatkan pelanggan mahasiswa, jangan berhenti di transaksi pertama. Justru, tantangan berikutnya adalah membuat mereka kembali menggunakan layanan Anda. Salah satu caranya adalah membuat paket langganan. Misalnya pelanggan mendapatkan harga khusus setelah menggunakan layanan beberapa kali dalam satu bulan.
Program seperti ini cukup masuk akal sebagai cara promosi laundry untuk mahasiswa, karena laundry merupakan kebutuhan rutin, bukan kebutuhan yang hanya muncul sesekali. Ketika mereka sudah merasa cocok dengan kualitas dan pelayanan Anda, adanya paket langganan bisa membuat mereka tidak perlu mencari laundry lain.
6. Jangan Lupa Bangun Identitas yang Mudah Diingat
Di tengah banyaknya laundry di Jogja, identitas bisnis juga tidak kalah penting. Nama yang mudah diingat, logo yang konsisten, desain media sosial yang rapi, hingga pelayanan yang memiliki ciri khas bisa membuat bisnis lebih mudah dikenali.
Oleh karena itu, cara promosi laundry selanjutnya adalah membangun identitas yang mudah diingat. Jangan sampai pelanggan mahasiswa Anda hanya mengingat “laundry yang dekat kos” tanpa tahu nama bisnisnya. Sebab, ketika ada laundry baru yang menawarkan promo lebih murah, pelanggan bisa saja berpindah.
Itulah beberapa cara promosi laundry yang bisa diterapkan untuk menyasar mahasiswa di sekitar kampus Jogja. Yang perlu diingat, persaingan laundry di kota pelajar seperti Jogja memang cukup ramai. Jadi, jangan hanya berusaha menjadi laundry yang paling murah.
Cobalah menjadi laundry yang paling mudah diingat, mudah diakses, dan mampu memberikan pengalaman yang nyaman bagi mahasiswa. Kalau pelayanan sudah cocok, promosi dari pelanggan ke pelanggan pun biasanya akan berjalan dengan sendirinya.