Sedang berencana untuk memulai bisnis namun bingung memulai dari mana? Terlebih, trend franchise terus meningkat saat ini, belum lagi iming-iming sukses instan yang terasa menjanjikan. Lalu, haruskah memulai franchise atau usaha sendiri?
Pertanyaan tersebut tentu sebuah pertanyaan yang masuk akal. Sebab, usaha franchise bahkan sudah menjamur di kota-kota kecil yang sebelumnya seakan belum terjamah. Bisnis franchise juga semakin besar rentang skalanya, mulai dari skala gerobak hingga skala toko yang cukup besar.
Jika Anda masih bingung untuk menentukan apakah sebaiknya membuka franchise atau usaha sendiri, yuk simak dulu pembahasannya di bawah ini.
Memahami Konsep Dasar Franchise dan Membuka Usaha Sendiri
Secara sederhana, franchise merupakan salah satu model bisnis yang berlandaskan kemitraan atau waralaba. Salah satu contoh franchise yang paling mudah ditemukan saat ini adalah bisnis jual es teh jumbo.
Ide bisnisnya mungkin terdengar sangat sederhana. Namun ketika dibalut dengan branding yang kuat, harga yang sangat bersahabat, serta kemudahan akses untuk membelinya, bisnis sederhana ini bisa menjadi salah satu yang sangat menjanjikan.
Nah, jika Anda tertarik dengan bisnis tersebut, maka Anda bisa membeli franchisenya. Dengan membeli franchise tadi, maka Anda berhak menggunakan nama, logo, hingga branding yang sudah dibuat oleh pemilik bisnis utama.
Sedangkan, jika Anda membuka bisnis sendiri, Anda harus membuat nama, membangun branding dan membuat strategi sendiri. Singkatnya, Anda harus benar-benar memulai semuanya dari awal tanpa panduan apapun. Inilah salah satu alasan utama mengapa orang memilih franchise ketika awalnya bingung akan memilih franchise atau usaha sendiri.

Kelebihan Franchise, Lebih Praktis dan Satset
Dari beberapa informasi yang sudah disebutkan tadi, rasa ketertarikan Anda untuk mencoba franchise mungkin makin meningkat. Lalu, apa saja sih kelebihan memilih model bisnis franchise? Simak jawabannya di bawah ini.
1. Model Bisnis yang Sudah Terbukti
Meski tidak semuanya, namun sebagian besar franchise termasuk dalam bisnis yang sudah terbukti berhasil. Alasan utamanya? Tentu karena pemilik franchise atau yang disebut dengan Franchisor sudah membangun sistem dan brandingnya terlebih dahulu.
Tidak hanya menjual sistem, franchise yang baik biasanya juga memberikan jasa pengawasan untuk para mitranya. Pengawasan ini tidak hanya untuk urusan produknya, namun juga untuk sistem yang menjadi pondasi operasional bisnis setiap hari.
Inilah mengapa bisnis makanan viral atau bidang bisnis lainnya yang bersistem franchise harus memiliki standar kualitas yang sama.
2. Siapa Saja Bisa Melakukannya Meski Tanpa Pengalaman
Kelebihan lain yang dimiliki oleh franchisee adalah lebih mudah untuk dijalani. Yang artinya, Anda yang masih belum memiliki pengalaman sama sekali pun bisa menjalankan sebuah bisnis dengan sistem yang sudah tertata rapi.
Tidak hanya itu saja, dengan membeli franchise, biasanya Anda juga akan mendapatkan training terlebih dahulu sebelum franchise dibuka. Ketika franchise sudah berjalan, Anda juga biasanya masih akan mendapatkan pengawasan dari pemilik franchise.

Kelebihan Membuka Usaha Sendiri, Punya Kontrol Sepenuhnya
Setelah mengetahui beberapa kelebihan dari franchise tadi, dalam pembahasan franchise atau usaha sendiri ini tentu Anda juga harus mengetahui kelebihan dari membuka usaha sendiri. Apa saja kelebihannya? Simak di bawah ini.
1. Potensi Keuntungannya Lebih Besar
Franchise memang sudah terbukti memberikan keuntungan yang cukup bagi mitranya. Namun jika dilihat lebih jauh, menjalankan usaha sendiri akan memberikan keuntungan yang lebih besar dalam jangka waktu yang lebih panjang.
Sebab, Anda sebagai pemilik usaha sendiri tidak perlu membayar fee franchise dan tentu saja bebas mengeluarkan besaran modal utama. Berbeda dengan modal membeli franchise yang sudah ditentukan oleh pemilik franchise itu sendiri.
2. Memiliki Kontrol dan Tanggung Jawab Penuh pada Bisnis
Sedangkan kelebihan yang kedua adalah Anda memiliki kontrol sepenuhnya pada bisnis yang dijalani. Dimana Anda tidak diharuskan mengikuti sistem yang ada, menerima pengawasan, dan lain sebagainya.
Untuk Anda yang memiliki jiwa pebisnis sejati, hal ini akan memberikan rasa puas tersendiri. Selain itu, Anda juga bisa membangun branding sesuai dengan keinginan sendiri.
Franchise atau Usaha Sendiri, Mana yang Lebih Menguntungkan?
Dari banyaknya poin yang sudah disebutkan tadi, tentu pertanyaan paling besar yang muncul tentang franchise atau usaha sendiri adalah model bisnis mana yang paling menguntungkan. Sebenarnya, tidak ada jawaban mutlak atas pertanyaan ini.
Namun jika digali lebih dalam, pemilik usaha mandiri tentu memiliki kesempatan yang lebih besar untuk mendapatkan keuntungan yang lebih tinggi. Sebab, ia memiliki kontrol sepenuhnya untuk memilih bahan, menentukan proses pengolahan bahan hingga menjadi produk jadi, menentukan harga, menyusun strategi usaha, dan lain sebagainya.
Dan tentu saja, pemilik usaha sendiri tidak wajib membayarkan fee apapun kepada pemilik bisnis lainnya. Selain itu, jika sewaktu-waktu ia ingin berhenti berbisnis atau mengganti jenis bisnisnya, ia tidak perlu khawatir dikenai penalti atau ketentuan lain apabila menjalankan usaha franchise.

Contoh Franchise yang Sukses Besar
Kini, sebagian dari Anda mungkin sudah memutuskan untuk memulai franchise saja. Untuk gambaran, salah satu franchise yang sangat sukses adalah Momoyo. Salah satu bisnis es krim dan minuman yang hampir tidak pernah sepi pembeli.
Meski baru mulai hadir sejak 2022 lalu, franchise ini sudah memiliki mitra hingga ratusan dan tersebar di hampir seluruh Indonesia. Target pasarnya juga cukup luas, mulai dari anak-anak, remaja, hingga keluarga.
Nah, itulah ulasan tentang franchise atau usaha sendiri yang perlu Anda ketahui. Terakhir, membuka sebuah bisnis bukanlah keputusan yang kecil. Ada modal, kerja keras, dan komitmen yang harus Anda keluarkan dan lakukan setiap hari, jadi harus Anda pikirkan dengan matang terlebih dahulu. Semoga bermanfaat.