<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Memahami Konsumen Archives - BisnisNote</title>
	<atom:link href="https://bisnisnote.com/tag/memahami-konsumen/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link></link>
	<description>Mitra Tumbuh Bisnis dan UMKM Jogja</description>
	<lastBuildDate>Fri, 14 Jul 2023 14:20:01 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://bisnisnote.com/wp-content/uploads/2023/07/cropped-site-icon-32x32.png</url>
	<title>Memahami Konsumen Archives - BisnisNote</title>
	<link></link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">107737838</site>	<item>
		<title>Trik Menarik Minat Konsumen Baru Agar Tertarik Dengan Bisnis Anda!</title>
		<link>https://bisnisnote.com/cara-menarik-konsumen-baru/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Bogi Kamali Rozaq]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 15 Jul 2023 01:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kiat & Strategi]]></category>
		<category><![CDATA[Memahami Konsumen]]></category>
		<category><![CDATA[Menarik Konsumen]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnisnote.com/2020/12/13/memahami-konsumen-4-trik-menarik-minat-konsumen-baru/</guid>

					<description><![CDATA[<p>Membuka bisnis merupakan keinginan setiap orang. Namun dari tahap awal pembukaan bisnis yang paling besar sumber daya yang harus dikeluarkan adalah menjaring konsumen. Bisnis yang ... </p>
<p class="read-more-container"><a title="Trik Menarik Minat Konsumen Baru Agar Tertarik Dengan Bisnis Anda!" class="read-more button" href="https://bisnisnote.com/cara-menarik-konsumen-baru/#more-83" aria-label="Read more about Trik Menarik Minat Konsumen Baru Agar Tertarik Dengan Bisnis Anda!">Lanjut..</a></p>
<p>The post <a href="https://bisnisnote.com/cara-menarik-konsumen-baru/">Trik Menarik Minat Konsumen Baru Agar Tertarik Dengan Bisnis Anda!</a> appeared first on <a href="https://bisnisnote.com">BisnisNote</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Membuka bisnis merupakan keinginan setiap orang. Namun dari tahap awal pembukaan bisnis yang paling besar sumber daya yang harus dikeluarkan adalah menjaring konsumen. Bisnis yang baru berdiri membutuhkan konsumen baru untuk keberlangsungan bisnis. Meskipun begitu, bisnis yang telah lama berjalan pun juga membutuhkan konsumen baru. Karena itu dibutuhkan trik menarik minat konsumen baru.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Trik Menarik Minat Konsumen Baru</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk perusahaan yang baru berdiri, tentu akan menemukan tantangan yang berat dalam menjaring<br>konsumen. Namun untuk perusahaan yang sudah berdiri lama, mereka menemukan berbagai <a href="https://bisnisnote.com/tipe-konsumen/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">tipe konsumen</a> yang mungkin konsumen tersebut tidak bertahan lama, untuk menarik minat konsumen juga membutuhkan berbagai trik yang jeli. Inilah ulasannya.</p>



<h3 class="wp-block-heading">1. Menawarkan Diskon</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Konsumen biasanya sebelumnya akan berkelana terlebih dahulu dengan beragam produk dari berbagai perusahaan atau merk. Anda bisa memikat mereka dengan menawarkan diskon perkenalan, atau atau menawarkan bonus spesial seperti beli 2 dapat gratis 1.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penawaran seperti ini dapat menarik konsumen baru yang telah mempertimbangkan untuk membeli produk atau layanan dari anda, tetapi membutuhkan penguat untuk benar-benar mempercayai produk anda dan merubah kebiasaan lama. </p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-large is-resized"><img decoding="async" src="https://bisnisnote.com/wp-content/uploads/2020/12/marketplace-pexels-1024x683.jpeg" alt="Beberapa bisnis marketplace memberikan diskon untuk konsumen barunya. Sumber pexels" class="wp-image-1482" width="750" srcset="https://bisnisnote.com/wp-content/uploads/2020/12/marketplace-pexels-1024x683.jpeg 1024w, https://bisnisnote.com/wp-content/uploads/2020/12/marketplace-pexels-300x200.jpeg 300w, https://bisnisnote.com/wp-content/uploads/2020/12/marketplace-pexels-768x512.jpeg 768w, https://bisnisnote.com/wp-content/uploads/2020/12/marketplace-pexels.jpeg 1125w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Beberapa bisnis marketplace memberikan diskon untuk konsumen barunya. Sumber pexels</figcaption></figure>
</div>


<p class="wp-block-paragraph">Kemudian cari tahu apa yang mereka beli sebelum mereka memutuskan membeli produk anda dan penawaran seperti apa yang mereka dapatkan sebelumnya. Hal ini untuk mengetahui model pemasaran dan penawara seperti apa yang akan anda lakuka di masa mendatang. </p>



<h3 class="wp-block-heading">2. Minta untuk Mereferensikan Produk</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Jika anda sudah mendapatkan <a href="https://bisnisnote.com/membangun-loyalitas-konsumen-property/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">konsumen yang loyal</a> dan sudah mapan, manfaatkan mereka untuk mendapatkan konsumen baru. Konsumen saat ini adalah salah satu sumber konsumen baru terbaik. Anda bisa meminta mereka untuk mereferensikan produk dan layanan anda kepada orang lain dengan penawaran tertentu. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Anda tidak boleh pasif dan menunggu mereka membawa kolega, teman, dan keluarga untuk membeli produk dan layanan anda. Segera lakukan pendekatan tersistem untuk secara aktif mengumpulkan referensi dari konsumen anda yang puas dengan produk dan layanan dari anda. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Bangun aktivitas yang menghasilkan rujukan ke dalam proses penjualan. Hubungi konsumen segera setelah mereka membeli produk dan layanan anda untuk memastikan konsumen puas dengan pembelian mereka. Setelah itu anda bisa mennindaklanjuti dengan meminta mereka untuk mereferensikan produk anda ke orang lain. Pertimbangkan untuk menawarkan insentif jika memungkinkan.</p>



<h3 class="wp-block-heading">3. Hubungi Kembali Konsumen Lama </h3>



<p class="wp-block-paragraph">Daftar konsumen yang pernah melakukan kesepakatan pembelian dengan anda adalah aset penting. Anda bisa memanfaatkan daftar kontak konsumen lama anda untuk diberikan informais penawaran produk terbaru dari anda. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Buat jadwal rutin untuk melakukan pemasaran kepada konsumen lama dan pilih konsumen yang belum pernah anda lihat dalam enam bulan. Hubungi mereka melalui email, surat langsung, SMS, atau platform perpesanan lainnya, tawarkan beberapa jenis promosi. </p>



<h3 class="wp-block-heading">4. Bangun Jaringan </h3>



<p class="wp-block-paragraph">Tidak ada cara yang lebih baik untuk meningkatkan popularitas bisnis anda selain bertemu orang baru, memberi tahu mereka seperti apa bisnis anda dan apa yang anda lakukan. Bergabunglah dengan asosiasi perdagangan, kamar dagang lokal, dan organisasi jaringan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hadiri acara yang sering dilaksanakan oleh organisasi tersebut. Dekati jaringan dan bangun pertemanan. Konsumen akan terpana ketika anda memiliki hubungan dengan orang-orang hebat, meskipun anda belum sehebat mereka. </p>



<h3 class="wp-block-heading">5. Perbarui Situs Web </h3>



<p class="wp-block-paragraph">Pencarian online adalah cara yang digunakan konsumen untuk menemukan bisnis baru yang mereka butuhkan. Itu berarti situs web anda harus melakukan pekerjaan berat sehingga konsumen dapat menemukan anda di mesin pencarian. Tinjau taktik dan teknik pemasaran mesin telusur dan pengoptimalan mesin telusur, termasuk memastikan situs anda ramah seluler. </p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full is-resized"><img decoding="async" src="https://bisnisnote.com/wp-content/uploads/2020/12/update-konten.jpeg" alt="Memperbarui situs web untuk menarik konsumen baru. Sumber Unsplash" class="wp-image-1483" width="750" srcset="https://bisnisnote.com/wp-content/uploads/2020/12/update-konten.jpeg 626w, https://bisnisnote.com/wp-content/uploads/2020/12/update-konten-300x200.jpeg 300w" sizes="(max-width: 626px) 100vw, 626px" /><figcaption class="wp-element-caption">Memperbarui situs web untuk menarik konsumen baru. Sumber Unsplash</figcaption></figure>
</div>


<p class="wp-block-paragraph">Desain situs anda dengan desain khas yang berbeda. Terlalu banyak konten video, gambar dan sebagainya dapat memperlambat kecepatan muat situs anda, yang membuat konsumen tidak tertarik. Anda bisa menyewa perusahaan <a href="https://bisnisnote.com/jasa-seo/" target="_blank" rel="noopener">penyedia jasa SEO</a> dan juga desain website untuk membantu pekerjaan anda. </p>



<h3 class="wp-block-heading">6. Bermitra dengan Bisnis Pelengkap </h3>



<p class="wp-block-paragraph">Bekerja sama dengan bisnis yang memiliki basis konsumen serupa, tetapi tidak bersaing secara langsung, lalu menyusun strategi bagaimana anda dapat memasarkan ke konsumen satu sama lain untuk mendorong bisnis baru adalah cara cerdas untuk menarik konsumen baru. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Anda tidak perlu menghabiskan banyak sumber daya untuk aktiftas ini. Misalnya, jika anda menjual produk bayi, anda bisa bekerja sama dengan bisnis yang melayani perawatan kesehatan untuk ibu hamil, seperti sanggar senam untuk ibu hamil.&nbsp;</p>



<h3 class="wp-block-heading">7. Promosikan Spesialisasi Anda</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan memamerkan spesialisasi dari perusahaan anda, anda dapat membangkitkan minat konsumen. Anda bisa menjadi sukarelawan untuk berbicara di diskusi panel, memberikan webinar atau <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Lokakarya" target="_blank" rel="noreferrer noopener">lokakarya</a>, berbicara di acara industri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mengelompokkan target konsumen anda, atau mengadakan sesi pendidikan hanyalah beberapa cara untuk membuat kesan yang baik dengan calon konsumen dan klien baru. Teknik ini bekerja sangat baik untuk pemilik bisnis B2B.</p>



<h3 class="wp-block-heading">8. Manfaatkan Peringkat Online</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Konsumen, baik di dunia B2B dan B2C, sering kali lebih mempertimbangkan peringkan id dunia maya dan situs ulasan sebelum mereka melakukan kesepakatan bisnis dengan perusahaan yang tidak mereka kenal sebelumnya. Jadi, pastikan anda memantau situs-situs tersebut dan menanggapi setiap keluhan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Manfaatkan ulasan positif semaksimal mungkin dengan menautkannya di situs web anda. Saat ini bukti sosial sangat kuat, dan konsumen baru lebih cenderung mencoba bisnis anda jika mereka melihat orang lain memujinya melalui situs ulasan.</p>



<h3 class="wp-block-heading">9. Berpartisipasi dalam Komunitas</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Survei menunjukkan kebanyakan orang suka mendukung bisnis lokal dan independen. Tingkatkan profil anda di komunitas yang anda ikuti dengan berpartisipasi dalam acara dan organisasi amal. Mensponsori kegiatan olahraga atau perayaan lokal, mensuport tim kecil olahraga di kota anda. Semua ini meningkatkan profil anda, yang membantu menarik konsumen baru.&nbsp;</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-large is-resized"><img decoding="async" src="https://bisnisnote.com/wp-content/uploads/2020/12/komunitas-1024x576.jpg" alt="Berpartisipasi dalam komunitas untuk membantu menarik konsumen baru. Sumber Istock" class="wp-image-1484" width="750" srcset="https://bisnisnote.com/wp-content/uploads/2020/12/komunitas-1024x576.jpg 1024w, https://bisnisnote.com/wp-content/uploads/2020/12/komunitas-300x169.jpg 300w, https://bisnisnote.com/wp-content/uploads/2020/12/komunitas-768x432.jpg 768w, https://bisnisnote.com/wp-content/uploads/2020/12/komunitas-1536x864.jpg 1536w, https://bisnisnote.com/wp-content/uploads/2020/12/komunitas.jpg 1790w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Berpartisipasi dalam komunitas untuk membantu menarik konsumen baru. Sumber Istock</figcaption></figure>
</div>


<h3 class="wp-block-heading">10. Ajak Teman</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Mengajak teman berbeda dengan referensi meskipun hampir mirip. Referensi hanya mengabarkan, namun untuk program ajak teman membutuhkan partisipasi konsumen. Tawarkan penawaran &#8220;bawa teman&#8221; agar konsumen setia anda memperkenalkan bisnis anda kepada teman dan kolega mereka. Untuk bisnis restoran, anda dapat memberikan penawaran spesial &#8220;beli lima porsi menu makanan tertentu dan makan di tempat, gratis satu porsi&#8221; untuk menarik lebih banyak konsumen.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pikirkan strategi ini sebagai langkah awal dalam menjaring konsumen baru pada bisnis anda. Tambahkan ide anda sendiri. Kuncinya adalah memulai sekarang sehingga di tahun depan, anda sudah menjual ke basis konsumen yang diperluas.</p>
<div class="saboxplugin-wrap" itemtype="http://schema.org/Person" itemscope itemprop="author"><div class="saboxplugin-tab"><div class="saboxplugin-gravatar"><img alt='Bogi Kamali Rozaq' src='https://secure.gravatar.com/avatar/7156d1eb077ce9736c0cd971c8dcf40125fbd2f3d889a224b058dd26f8c4413a?s=100&#038;d=mm&#038;r=g' srcset='https://secure.gravatar.com/avatar/7156d1eb077ce9736c0cd971c8dcf40125fbd2f3d889a224b058dd26f8c4413a?s=200&#038;d=mm&#038;r=g 2x' class='avatar avatar-100 photo' height='100' width='100' itemprop="image"/></div><div class="saboxplugin-authorname"><a href="https://bisnisnote.com/author/bogiekr/" class="vcard author" rel="author"><span class="fn">Bogi Kamali Rozaq</span></a></div><div class="saboxplugin-desc"><div itemprop="description"><p>Masih selalu belajar, membaca dan menulis | SEO Manager di Zeka Digital | CEO Decord Indonesia | Co Founder GenPreneur</p>
</div></div><div class="clearfix"></div><div class="saboxplugin-socials "><a title="User email" target="_self" href="mailto:bogibekerja@gmail.com" rel="nofollow noopener" class="saboxplugin-icon-grey"><svg aria-hidden="true" class="sab-user_email" role="img" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" viewbox="0 0 512 512"><path fill="currentColor" d="M502.3 190.8c3.9-3.1 9.7-.2 9.7 4.7V400c0 26.5-21.5 48-48 48H48c-26.5 0-48-21.5-48-48V195.6c0-5 5.7-7.8 9.7-4.7 22.4 17.4 52.1 39.5 154.1 113.6 21.1 15.4 56.7 47.8 92.2 47.6 35.7.3 72-32.8 92.3-47.6 102-74.1 131.6-96.3 154-113.7zM256 320c23.2.4 56.6-29.2 73.4-41.4 132.7-96.3 142.8-104.7 173.4-128.7 5.8-4.5 9.2-11.5 9.2-18.9v-19c0-26.5-21.5-48-48-48H48C21.5 64 0 85.5 0 112v19c0 7.4 3.4 14.3 9.2 18.9 30.6 23.9 40.7 32.4 173.4 128.7 16.8 12.2 50.2 41.8 73.4 41.4z"></path></svg></span></a></div></div></div><p>The post <a href="https://bisnisnote.com/cara-menarik-konsumen-baru/">Trik Menarik Minat Konsumen Baru Agar Tertarik Dengan Bisnis Anda!</a> appeared first on <a href="https://bisnisnote.com">BisnisNote</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">83</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Apa Itu Retensi Pelanggan? Simak Penjelasannya!</title>
		<link>https://bisnisnote.com/memahami-retensi-pelanggan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Bogi Kamali Rozaq]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 Jul 2023 02:56:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kiat & Strategi]]></category>
		<category><![CDATA[Memahami Konsumen]]></category>
		<category><![CDATA[Retensi Pelanggan]]></category>
		<category><![CDATA[Strategi Pemasaran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnisnote.com/2020/12/19/memahami-konsumen-5-apa-itu-retensi-pelanggan/</guid>

					<description><![CDATA[<p>Suatu bisnis akan berjalan dengan baik jika bisnis tersebut bisa dipercaya dan memiliki banyak klien, konsumen atau pelanggan. Karena pentingnya posisi pelanggan dalam sebuah bisnis, ... </p>
<p class="read-more-container"><a title="Apa Itu Retensi Pelanggan? Simak Penjelasannya!" class="read-more button" href="https://bisnisnote.com/memahami-retensi-pelanggan/#more-82" aria-label="Read more about Apa Itu Retensi Pelanggan? Simak Penjelasannya!">Lanjut..</a></p>
<p>The post <a href="https://bisnisnote.com/memahami-retensi-pelanggan/">Apa Itu Retensi Pelanggan? Simak Penjelasannya!</a> appeared first on <a href="https://bisnisnote.com">BisnisNote</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Suatu bisnis akan berjalan dengan baik jika bisnis tersebut bisa dipercaya dan memiliki banyak klien, konsumen atau pelanggan. Karena pentingnya posisi pelanggan dalam sebuah bisnis, apalagi di masa perdagangan digital saat ini maka mempelajari berbagai hal mengenai konsumen termasuk mengenal <a href="https://bisnisnote.com/pengertian-perilaku-konsumen/" target="_blank" rel="noopener">perilaku konsumen</a> dan juga retensi pelanggan menjadi sangat diperlukan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perlu dipahami bahwa saat ini dimana persaingan bisnis semakin ketat, dan kesempatan masuk ke pasar semakin terbuka lebar bagi siapapun maka posisi pelanggan menjadi lebih di perhatikan. Penjual bisa dikatakan saat ini adalah yang mencari pembeli, sehingga penjual berlomba-lomba dalam melakukan pelayanan terbaik pada konsumen.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Apa Itu Retensi Pelanggan?</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Retensi pelanggan adalah kumpulan aktivitas yang digunakan suatu perusahaan untuk meningkatkan jumlah pelanggan tetap dan meningkatkan keuntungan pada setiap pelanggan yang ada. Strategi retensi pelanggan mengharuskan anda untuk memberikan nilai lebih kepada basis pelanggan anda yang ada. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Anda harus memastikan pelanggan yang telah ada agar tetap bersama anda, memiliki pengalaman pelanggan yang menyenangkan, dan terus mendapatkan nilai dari produk yang anda berikan. Strategi retensi pelanggan adalah bagaimana anda membangun hubungan pelanggan dan memaksimalkan pendapatan untuk masing-masing pelanggan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Berapa banyak waktu dan sumber daya yang harus dikorbankan untuk program retensi? Jawabannya tergantung pada perusahaan anda. Sampai pada tahapan mana perusahaan anda berjalan.</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full is-resized"><img fetchpriority="high" decoding="async" src="https://bisnisnote.com/wp-content/uploads/2020/12/onine-shop.jpeg" alt="Bisnis online shop perlu menggunakan program retensi pelanggan" class="wp-image-986" width="750" height="360"/><figcaption class="wp-element-caption">Bisnis online shop perlu menggunakan program retensi pelanggan. Sumber Unsplash</figcaption></figure>
</div>


<h2 class="wp-block-heading">Fase Retensi Pelanggan</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Setiap fase perkembangan perusahaan akan menggunakan metode retensi yang berbeda-beda. Namun setiap fase ini memiliki hubungan dimana perkembangan metode yang digunakan mengikuti &#8216;timeline&#8217; perusahaan dari waktu ke waktu.</p>



<h3 class="wp-block-heading">1. Memulai Usaha</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Pada masa ini kemungkinan besar tidak akan terlihat upaya untuk ke arah retensi elanggan. Hal ini wajar saja karena saat anda baru saja memulai usaha, ada satu hal yang harus anda fokuskan yakni mendapatkan pelanggan. Pada titik ini, upaya akuisisi anda harus sepenuhnya mengalahkan upaya retensi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Fokus pada strategi dan taktik yang akan membantu anda mengembangkan basis pelanggan anda. Pastikan anda melakukan berbagai teknik untuk <a href="https://bisnisnote.com/cara-menarik-konsumen-baru/" target="_blank" rel="noopener">menarik minat konsumen</a> baru. Di titik ini upaya retensi bukannya tidak penting, namun anda belum perlu untuk melakukannya.</p>



<h3 class="wp-block-heading">2. Menciptakan Daya Tarik</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Ketika anda sudah memiliki pelanggan meskipun tidak begitu banyak dan mendapatkan penjualan sporadis, maka anda perlu memikirkan langkah selanjutnya. Pada tahap ini anda bisa mulai memperkenalkan elemen retensi untuk mendorong setiap pelanggan membeli lebih banyak produk dari anda dan menodrong mereka kembali.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Anda bisa memulai dengan kampanye email retensi yang berfokus pada mendorong pelanggan yang pernah berbisnis dengan anda di awal berdirinya usaha anda untuk membeli dari anda lagi. Anda bisa memetakan <a href="https://bisnisnote.com/tipe-konsumen/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">tipe konsumen</a> yang kedepannya akan sangat diperlukan.</p>



<h3 class="wp-block-heading">3. Pekerjaan yang Konsisten</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Pada titik ini anda belum seperti perusahaan lainnya yang sudah besar, namun anda sudah bertumbuh. Ini adalah titik di mana anda harus mulai berpikir untuk melakukan upaya retensi dan akusisi secara konsisten. Anda dapat memulai memberlakukan program loyalitas konsumen serta menjadi lebih serius dengan otomatisasi pemasaran.&nbsp;</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full is-resized"><img decoding="async" src="https://bisnisnote.com/wp-content/uploads/2020/12/amazon.jpg" alt="Raksasa marketplace seperti Amazon tentu berpengalaman dalam retensi pelanggan. Sumber Unsplash" class="wp-image-985" width="750" srcset="https://bisnisnote.com/wp-content/uploads/2020/12/amazon.jpg 639w, https://bisnisnote.com/wp-content/uploads/2020/12/amazon-300x200.jpg 300w" sizes="(max-width: 639px) 100vw, 639px" /><figcaption class="wp-element-caption">Raksasa marketplace seperti Amazon tentu berpengalaman dalam retensi pelanggan. Sumber Unsplash</figcaption></figure>
</div>


<h3 class="wp-block-heading">4. Strategi yang Matang</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Di fase ini dimana anda adalah <a href="https://en.wikipedia.org/wiki/E-commerce#:~:text=E%2Dcommerce%20(electronic%20commerce),services%20or%20over%20the%20Internet." target="_blank" rel="noreferrer noopener">e-commerce</a> yang mapan dan akan maju dengan ciri khas dan spesialisasi tersendiri. Masalah umum bagi perusahaan pada fase ini adalah menemukan cara yang paling efektif untuk terus berkembang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Akuisisi mungkin mengarah ke banyak sekali pembelian satu kali, tetapi strategi retensi dapat membuat pelanggan membeli lebih sering sehingga meningkatkan umur mereka berbisnis dengan anda. Pada tahap ini, anda harus serius dan berhati-hati tentang upaya retensi anda dan pastikan anda tidak menggunakan strategi yang salah.</p>



<h3 class="wp-block-heading">5. Fase Mapan</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Pada tahap ini toko anda telah berhasil melewati tantangan awal. Anda telah mencapai banyak keberhasilan awal dan anda memiliki banyak proses dan otomatisasi dalam hal penjualan. Sekarang adalah waktu yang tepat untuk berfokus pada retensi. Pastikan pelanggan memiliki pengalaman yang menyenangkan ketika berbisnis dengan anda.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain dari fase pertumbuhan usaha anda saat ini, anda juga bisa menyesuaikan strategi anda berdasarkan apa yang anda jual. Bagaimana strategi retensi cocok dengan bisnis anda?</p>



<p class="wp-block-paragraph">Apa yang anda jual berdampak besar pada strategi mana yang harus anda fokuskan. Toko yang pelanggannya sering membeli barang bernilai tinggi akan memiliki nilai umur pelanggan tertinggi. Ini adalah jenis toko yang paling diuntungkan dari strategi retensi.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Metrik Retensi Pelanggan</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Kunci untuk meningkatkan tingkat retensi pelanggan anda adalah memahami metrik yang mendasarinya. Untuk memahami dasar dari metrik retensi pelanggan, anda bisa melihat tiga metrik retensi pelanggan yang paling penting.</p>



<h3 class="wp-block-heading">1. Pembelian Berulang</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Tingkat pelanggan yang melakukan pembelian berulang adalah tulang punggung retensi pelanggan. Metrik ini mengukur persentase pelanggan yang bersedia melakukan pembelian kedua dari produk yang anda jual. Mengukur tingkat pembelian berulang adalah cara terbaik untuk mengevaluasi seberapa baik strategi retensi anda bekerja. Semakin tinggi metrik ini, semakin banyak pelanggan yang ingin kembali ke toko anda.&nbsp;</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full is-resized"><img decoding="async" src="https://bisnisnote.com/wp-content/uploads/2020/12/dagangan.jpeg" alt="Strategi retensi pelanggan bergantung pada kategori produk. Sumber Unsplash" class="wp-image-984" width="750" srcset="https://bisnisnote.com/wp-content/uploads/2020/12/dagangan.jpeg 639w, https://bisnisnote.com/wp-content/uploads/2020/12/dagangan-300x200.jpeg 300w" sizes="(max-width: 639px) 100vw, 639px" /><figcaption class="wp-element-caption">Strategi retensi pelanggan bergantung pada kategori produk. Sumber Unsplash</figcaption></figure>
</div>


<h3 class="wp-block-heading">2. Frekuensi Pembelian</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Frekuensi pembelian menunjukkan seberapa sering pelanggan datang kembali untuk membeli dari apa yang anda jual. Hal ini penting terutama jika produk yang anda jual memungkinkan pelanggan untuk datang kembali, bisa dikatakan metrik ini bergantung pada kategori produk.</p>



<h3 class="wp-block-heading">3. Nilai Pembelian Rata-rata</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Setelah anda memahami tingkat pembelian berulang dan frekuensi pembelian, sekarang saatnya untuk memaksimalkan berapa nilai setiap pembelian tersebut. Metrik ini dikenal sebagai nilai penjualan rata &#8211; rata, dan mengacu pada jumlah uang yang dihabiskan pelanggan di toko anda pada setiap transaksi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Itulah ulasan mengenai apa dan bagaimana retensi pelanggan yang sangat penting utnuk keberlangsungan bisnis anda. Semoga artikel ini memberikan manfaat bagi bisnis anda. Jangan lupa membaca artikel panduan bisnis lainnya di BisnisNote.Com!</p>
<div class="saboxplugin-wrap" itemtype="http://schema.org/Person" itemscope itemprop="author"><div class="saboxplugin-tab"><div class="saboxplugin-gravatar"><img alt='Bogi Kamali Rozaq' src='https://secure.gravatar.com/avatar/7156d1eb077ce9736c0cd971c8dcf40125fbd2f3d889a224b058dd26f8c4413a?s=100&#038;d=mm&#038;r=g' srcset='https://secure.gravatar.com/avatar/7156d1eb077ce9736c0cd971c8dcf40125fbd2f3d889a224b058dd26f8c4413a?s=200&#038;d=mm&#038;r=g 2x' class='avatar avatar-100 photo' height='100' width='100' itemprop="image"/></div><div class="saboxplugin-authorname"><a href="https://bisnisnote.com/author/bogiekr/" class="vcard author" rel="author"><span class="fn">Bogi Kamali Rozaq</span></a></div><div class="saboxplugin-desc"><div itemprop="description"><p>Masih selalu belajar, membaca dan menulis | SEO Manager di Zeka Digital | CEO Decord Indonesia | Co Founder GenPreneur</p>
</div></div><div class="clearfix"></div><div class="saboxplugin-socials "><a title="User email" target="_self" href="mailto:bogibekerja@gmail.com" rel="nofollow noopener" class="saboxplugin-icon-grey"><svg aria-hidden="true" class="sab-user_email" role="img" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" viewbox="0 0 512 512"><path fill="currentColor" d="M502.3 190.8c3.9-3.1 9.7-.2 9.7 4.7V400c0 26.5-21.5 48-48 48H48c-26.5 0-48-21.5-48-48V195.6c0-5 5.7-7.8 9.7-4.7 22.4 17.4 52.1 39.5 154.1 113.6 21.1 15.4 56.7 47.8 92.2 47.6 35.7.3 72-32.8 92.3-47.6 102-74.1 131.6-96.3 154-113.7zM256 320c23.2.4 56.6-29.2 73.4-41.4 132.7-96.3 142.8-104.7 173.4-128.7 5.8-4.5 9.2-11.5 9.2-18.9v-19c0-26.5-21.5-48-48-48H48C21.5 64 0 85.5 0 112v19c0 7.4 3.4 14.3 9.2 18.9 30.6 23.9 40.7 32.4 173.4 128.7 16.8 12.2 50.2 41.8 73.4 41.4z"></path></svg></span></a></div></div></div><p>The post <a href="https://bisnisnote.com/memahami-retensi-pelanggan/">Apa Itu Retensi Pelanggan? Simak Penjelasannya!</a> appeared first on <a href="https://bisnisnote.com">BisnisNote</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">82</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
