Memulai Manajemen Keuangan Usaha Kecil!

Menjalankan bisnis, apalagi bisnis tersebut masih dalam skala kecil, memiliki kerentanan untuk gagal. Dalam perjalanannya memang di fase awal yakni fase ketika bisnis tersebut masih kecil memang waktu yang diharuskan untuk berdarah-darah. Karena itu manajemen keuangan usaha kecil sangat mutlak diperlukan.

Kestabilan dalam menjalankan bisnis perlu dijaga di tahap awal, meskipun di tahap selanjutnya ketika bisnis mulai bertumbuh juga tetap dipertahankan. Termasuk dalam hal kestabilan finansial. Sebelum mengarah ke kestabilan finansial, perlu di pastikan faktor pendukung bisnis yang memudahkan bisnis untuk bertumbuh. Beberapa diantaranya adalah sebagai berikut.

  • Karyawan yang memiliki integritas
  • Mentor yang tepat sebagai pemandu jalannya bisnis 
  • Penerimaan klien yang tidak sembarangan 
  • Pengolahan data 

Meskipun pemilik usaha kecil seringkali orang yang biasa saja, dan bukan seorang yang cakap dalam hal keuangan, akan tetapi mereka perlu mengatur keuangan bisnis mereka. Kurangnya pengetahuan tentang keuangan dasar adalah kesalahan yang umum dan berbahaya bagi sebuah usaha kecil. Karena itulah diperlukan pengetahuan mengenai prinsip manajemen keuangan dasar

Laporan keuangan perlu dilakukan secara berkala. Sumber Unsplash
Laporan keuangan perlu dilakukan secara berkala. Sumber Unsplash

Ketahui Keuangan Anda

Apakah keuangan hanyalah terdiri dari pendapatan, pengeluaran , serta keuntungan dan kerugian saja? Ternyata masalah keuangan bukan hanya pada lingkup yang telah disebutkan diatas. Keuangan, meskipun pada sebuah usaha kecil, mencakup banyak hal, termasuk cara anda menghasilkan dan membelanjakan, kapan dan dimana anda haarus membelanjakan uang dan sebagainya.

Sebagian besar pemilik usaha kecil mengasosiasikan keuangan bisnis mereka dengan laporan yang sederhana. Namun, keuangan meskipun ada pada usaha kecil, lebih dari sekedar laporan sederhana.

Periksa Kesehatan Keuangan

Dalam suatu perusahaan, laporan keuangan mencakup tiga hal. Laporan keuangan terpenting terasebut adalah neraca, laporan laba rugi, dan laporan arus kas. Sebenarnya dalam tingkat lanjut akan ada laporan lain yang tentu lebih kompleks.

1. Neraca

Neraca pada kegiatan bisnis pada dasarnya adalah alat untuk mengidentifikasi kekayaan bersih. Dengan demikian anda dapat mengidentifikasi apakah aset bisnis melebihi kewajibannya. Dengan neraa ini anda akan terbantu mendapatkan gambaran tentang kesehatan perusahaan dengan menunjukkan berapa banyak aset yang dimiliki perusahaan dan berapa banyak hutangnya yang wajiba dibayarkan.

2. Laporan Laba Rugi

Laporan laba rugi meggambarkan aktifitas perusahaan dalam menjalankan sistemnya. Anda bisa mengetahui apakah bisnis anda untung atau rugi selama periode tertentu. Laporan laba rugi atau biasa juga disebut dengan income statement atau profit and loss statement bisa dipahami sebagai salah satu bagian laporan keuangan perusahaan dalam periode akuntansi tertentu.

Pada periode tersebut pendapatan serta beban perusahaan akan diketaahui, lalu dari pendapatan dikurangi beban akan menghasilkan laba atau rugi bersih. Laporan laba rugi terdiri atas pendapatan selama periode berjalan dan beban, baik beban usaha maupun diluar usaha selama periode berjalan.

Laporan laba rugi meggambarkan aktifitas perusahaan. Sumber Unsplash
Laporan laba rugi meggambarkan aktifitas perusahaan. Sumber Unsplash

Biasanya laporan laba rugi dibuat pada periode waktu tertentu seperti setiap akhir bulan, akhir tahun, atau periode lainnya yang telah disepakati. Ada fungsi-fungsi khusus yang diharapkan muncul jika dilakukan perhitungan secara berkala dan sesuai jadwal. Fungsi khusus tersebut meliputi :

a. Sebagai Bahan Evaluasi Keuangan

Dalam periode tertentu tersebut biasanya akan tercatat berbagai transaksi yang telah dilakukan oleh perusahaan. Dari transaksi tersebut akan di dapati bahwa perusahaan mendapat laba, atau mendapat rugi di periode tertentu tersebut.

Jika keuangan tersebut dicatat lengkap dengan transaksinya tentu perusahaan dapat mengetahui secara jelas asal usul munculnya data tersebut. Dengan demikian bisa dilakukan penghitungan lebih menyeluruh ketika evaluasi.

b. Sebagai Gambaran Perkembangan Perusahaan

Perusahaan mengalami keuntungan ataupun kerugian, bisa dilihat pada laoran laba ruginya. Perusahaan yang selalu untung maka prospek kedepan dimungkinkan akan semakin baik jika situasi dan kondisi berjalan sesuai dengan biasanya. Untuk mengetahui perkembangan perusahaan, anda harus mengetahui data-data laba rugi perusahaan dari laporan ini.

c. Sebagai Pedoman Dalam Kebijakan

Perusahaan bisa memutuskan suatu kebijakan yang terkait dengan pembiayaan bersandar pada laporan rugi laba. Jika di dalam laporan tersebut, kerugian terbanyak akibat alat produksi yang tidak bekerja, maka di tahun berikutnya, bisa diganti dengan aplikasi yang lebih menguntungkan.

3. Laporan Arus Kas

Anda perlu memperkirakan dan merencanakan uang yang masuk dan keluar. seakurat mungkin. Karena itulah laporan arus kas pada perusahaan sangat penting untuk disediakan. Laporan arus kas atau cash flow adalah sebuah laporan yang menunjukkan jumlah pemasukan dan pengeluaran dalam suatu periode tertentu perusahaan.

Arus kas dalam manajemen keuangan dalam bisnis dan manajemen keuangan keluarga memiliki perbedaan. Jika keuangan keluarga arus kas yang dimaksud adalah cash basis. Sedangkan, dalam keuangan bisnis terdapat cash basis dan accural basis. Laporan arus kas biasanya meliputi jumlah kas yang diterima. Contohnya seperti investasi tunai dan pendapatan tunai, dan jumlah kas yang dikeluarkan perusahaan. 

Laporan keuangan sebagai bukti perkembangan usaha. Sumber Unsplash
Laporan keuangan sebagai bukti perkembangan usaha. Sumber Unsplash

Dibuatnya laporan arus kas memiliki tujuan untuk menyajikan informasi mengenai penerimaan dan pengeluaran kas dalam suatu periode akuntansi. Selain bermanfaat bagi perusahaan, laporan arus kas juga memiliki manfaat untuk investor, kreditor, dan beberapa pihak lainnya yang berhubungan dengan perusahaan.

Tiga laporan keuangan utama yang telah disebutkan diatas adalah yang benar-benar dibutuhkan pemilik usaha kecil. Namun anda bisa menambahkan laporan lainnya seperti laporan penjualan.

Penambahan beberapa laporan tentu harus disesuaikan dengan bisnis anda agar pengadaan laporan menjadikan kemudahan dalam analisa. Penting untuk memiliki laporan keuangan yang akurat dan tepat waktu untuk menjalankan bisnis anda secara efektif. Tanpa laporan keuangan ini, anda akan buta terhadap kesehatan keuangan bisnis anda, dan keberlanjutan jangka panjang akan menjadi sangat sulit dan bermasalah.

Leave a Comment